Rabu, 09 Desember 2015

MEMBACA KRITIS



PENGERTIAN MEMBACA KRITIS

Membaca kritis adalah cara membaca dengan melihat motif penulis kemudian untuk kemudian menilai informasi yang terdapat dalam bacaan tersebut.
Dalam membaca kritis kita harus berfikir tentang kebenaran informasi yang dibahas karena tidak semua yang ditulis itu benar.
Dalam membaca kritis kita harus mengikuti jalan pikiran penulis dengan cepat, akurat, dan kritis.

LANGKAH – LANGKAH YANG DITEMPUH DALAM MEMBACA KRITIS 
1. Mengerti isi bacaan 
2. Menguji sumber penulisan 
3. Ada interaksi antara penulis dan pembaca 
4. Memutuskan untuk menerima atau menolak ide penulis

Ingatan sangat penting dalam membaca kritis. 
Catatan mempunyai peranan yang penting dalam membaca kritis. 
Ada 3 jenis catatan, yaitu: 
a. Catatan berupa koleksi fakta atau informasi atau detail penting 
b. Catatan berupa kalimat, paragraf, dan kata kunci. 
c. Catatan berupa ringkasan.

BEBERAPA ASPEK MEMBACA KRITIS menurut Nurhadi:
1. Kemampuan mengingat dan mengenali fakta bacaan tersurat ditandai dengan: 
mengenali ide pokok paragraf 
mengenali tokoh cerita dan sifatnya 
mengungkapkan kembali fakta bacaan
mengungkapkan kembali fakta perbandingan, hubungan sebab-akibat, karakter tokoh, dll.

2. Kemampuan menginterpretasi makna tersirat ditandai dengan: 
menafsirkan ide pokok paragraf 
menafsirkan gagasan utama bacaan 
membedakan fakta atau detail bacaan 
menafsirkan ide-ide penunjang
memahami secara kritis hubungan sebab-akibat yang terdapat dalam bacaan
memahami secara kritis unsur-unsur pembandingan yang terdapat dalam bacaan

3. Kemampuan mengaplikasikan konsep-konsep ditandai dengan: 
mengikuti petunjuk-petunjuk dalam bacaan 
menerapkan konsep atau gagasan utama bacaan ke dalam situasi baru yang problematis
menunjukkan kesesuaian antara gagasan utama dengan situasi yang dihadapi 

4. Kemampuan menganalisis ditandai dengan: 
memeriksa gagasan utama bacaan 
memeriksa detail fakta-fakta penunjang 
mengklasifikasikan fakta-fakta 
membandingkan gagasan-gagasan yang ada dalam bacaan 
membandingkan tokoh-tokoh yang ada dalam bacaan

5. Kemampuan membuat sintesis ditandai dengan: 
membuat simpulan bacaan 
mengorganisasikan gagasan utama bacaan 
menentukan tema bacaan 
menyusun kerangka bacaan 
menghubungkan data sehingga diperoleh simpulan 
membuat ringkasan

6. Kemampuan menilai isi bacaan ditandai dengan: 
menilai kebanaran gagasan utama/ ide pokok paragraf/ bacaan secara keseluruhan 
menilai dan menentukan bahwa sebuah pernyataan adalah fakta atau opini 
menilai dan menentukan bahwa sebuah bacaan diangkat dari realitas atau fantasi pengarang
menentukan relevansi antara tujuan dan pengembangan gagasan 
menentukan keselarasan antara data yang diungkapkan dengan kesimpulan yang dibuat 
menilai keakuratan dalam penggunaan bahasa, baik pada tataran kata, frasa, atau penyusunan kalimatnya 

Berikut pertanyaan-pertanyaan yang dapat membantu seseorang dalam membaca kritis  

Apa yang ingin disampaikan penulis? 
Apa argumen penulis? 
Apa argumen atau perspektif yang berbeda?
Apa bukti yang ditampilkan oleh penulis? 
Apakah bukti yang ditampilkan oleh penulis sangat mendukung?
Apa pendapat kita? 

Berikut adalah hal yang harus Anda lakukan untuk menjadi pembaca kritis
Mempertimbangkan konteks dari apa yang tertulis.
Pertanyaan pernyataan yang dibuat oleh penulis.
Bandingkan apa yang tertulis dengan pekerjaan tertulis lainnya pada subjek.
Menganalisis asumsi yang dibuat oleh penulis.
Mengidentifikasi kemungkinan penulis biasa.

SUMBER : Ardi, Setia.2013.Membaca Intensif :Membaca Kritis. http://ardisetiawan1989.blogspot.com/2013/11/membaca-intensif-membaca-kritis.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar